Faiz Pecinta Hewan

Ahli perkembangan anak mengungkapkan bahwa kecerdasan seorang anak justru bisa lebih dari satu macam atau biasa disebut dengan kecerdasan majemuk.

Salah satu bentuk kecerdasan anak ialah kecerdasan matural.

Kecerdasan naturalis berhubungan dengan pola penginderaan dan membuat hubungan berupa ketertarikan dengan unsur-unsur di alam.

Dengan menggunakan kecerdasan yang sama ini, anak-anak yang memiliki tingkat kecerdasan alami.

Saat anak Moms tertarik dan menyukai hewan misalnya.

Hal itu masih menjadi bagian dari kecerdasan natural.

Bersama Komunitas pecinta hewwan
Bunglon

“Hmmkalau suka dengan hewan, harus ambil jurusan apa ya? Apakah pilihannya hanya jurusan kedokteran hewan saja?”

Eits, tentu tidak! Ada banyak pilihan jurusan kuliah yang bisa kamu ambil jika kelak ingin banyak berinteraksi dan bekerja dengan hewan. Lantas, apa saja jurusan yang cocok bagi para animal loversYuk simak 5 jurusan di bawah ini!

1. Kedokteran Hewan

Jika ingin banyak berinteraksi dengan hewan, jurusan kedokteran hewan tentu bisa menjadi pilihan! Saat kuliah nanti, kamu akan mempelajari cara mencegah, mendiagnosis, serta perawatan terhadap gangguan dan penyakit yang ada pada hewan.

Sama seperti dokter manusia, dokter hewan juga sangat dibutuhkan lho dalam kehidupan sehari-hari. Tugas mereka juga bisa dikatakan sama dengan dokter manusia, yaitu mengobati yang sakit. Apalagi, hewan ‘kan tidak bisa memberi tahu kita ketika mereka tidak enak badan, sehingga sangat dibutuhkan seorang ahli yang dapat memahami serta menolong mereka.

2. Ilmu Peternakan

Di jurusan ini, kamu akan mendalami tentang ilmu & teknologi pangan berdasarkan aspek kimia-biokimia, bioteknologi, rekayasa, serta nilai gizinya. Selain itu, kamu juga akan diajarkan tentang tata cara perkembangbiakan serta pengolahan hewan-hewan ternak yang baik dan benar.

Peluang kerja bagi lulusan ilmu peternakan sangat luas, lho. Dengan dibekali dengan ilmu-ilmu di atas, kamu dapat bekerja di lembaga milik pemerintah seperti Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementerian Lingkungan Hidup, Lembaga Riset, dan Lembaga Pendidikan. Eits, ketika lulus nanti kamu bisa juga kok tidak bekerja untuk orang lain. Artinya, kamu bisa menjadi wirausahawan dengan membuka usaha seperti usaha pakan ternak, obat hewan, bahkan kamu dapat membuka usaha peternakan sendiri. Wah, keren!

3. Ilmu Binatang (Zoologi)

Secara garis besar, Zoologi merupakan cabang ilmu biologi yang membahas segala hal yang berkaitan dengan hewan. Mulai dari organisme, perilaku, anatomi dan susunan internalnya, hingga habitat alami, adaptasi, cara berinteraksi, dan evolusinya.

Apakah kamu familiar dengan nama Stephen Robert Irwin? Yup, Stephen Robert Irwin – atau yang lebih dikenal dengan Steve Irwin – adalah salah satu tokoh zoologist ternama di dunia. Jika kalian bertanya-tanya tentang bagaimana peran seorang zoologist, Steve Irwin bisa menjadi salah satu contoh terbaik untuk menjawab hal tersebut.

Zoologist memiliki tugas untuk memberikan informasi kepada dunia tentang alam sekitar dan habitatnya, khususnya hewan. Namun, ada juga zoologist  yang bekerja untuk membantu program pengembangbiakan populasi hewan liar dan membantu mengelola perawatan di kebun binatang, pusat satwa liar, taman margasatwa, dan akuarium. 

4. Ilmu Kelautan

Kamu tertarik dengan hal-hal berkaitan dengan dunia laut? Mungkin kamu harus ambil jurusan ini! Di jurusan Ilmu Kelautan, kamu akan mempelajari tentang biota laut, pengelolaan sumber daya pesisir, hingga pemodelan laut. Bahkan di beberapa universitas, mereka turut mempelajari hukum kelautan dan perikanan juga, lho

Perbincangan tentang laut pasti tidak akan lepas dari ikan. Sehingga di jurusan ini, kita juga tentunya akan turut mempelajari tentang perikanan. Makanya, jurusan ini juga sering kali disebut sebagai Ilmu Kelautan dan Perikanan.

Bagian terseru dengan berkuliah di jurusan ini adalah kamu akan banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Yup, karena kamu akan banyak berurusan dengan laut, kamu akan banyak melakukan diving! Tenang saja, bagi kamu yang tidak bisa atau bahkan belum pernah melakukan diving, program studi ini menyediakan kelas berenang kokAsik, bisa menjadi kesempatan nih untuk mengeksplor keindahan dunia laut milik Indonesia, hihi~

Setelah lulus nanti, umumnya lulusan dari Ilmu Kelautan akan bekerja di lembaga riset dan teknologi seperti BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) dan LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia).

5. Oseanografi

“Apa sih bedanya Ilmu Perikanan dengan Ilmu dan Teknologi Kelautan? Bukannya sama-sama belajar tentang ikan dan laut ya?”

Bisa dikatakan, dua jurusan ini serupa tapi tak sama. Jika Ilmu Kelautan menekankan dari segi studi ilmiah (fisika, kimia, geologi, dan biologi), oseanografi berfokus pada eksplorasi dan kondisi fisik laut. Di jurusan oseanografi, kamu akan diajak untuk mengeksplorasi beragam fenomena laut yang kemudian diaplikasikan pada bidang rekayasa, bencana laut, mitigasi bencana, lingkungan, hingga perikanan.

https://www.instagram.com/faiz_sipecinta_hewan/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *