Nilai-nilai dalam Wakanda Forever

Ada nilai-nilai lain loh yang sukses disampaikan lewat film terbarunya Black Panther : Wakanda Forever. Pesan atau nilai-nilai lain tersebut yaitu emansipasi wanita, tentang kehilangan, menjauhkan rasa dendam, dan cinta kasih seorang ibu. Nilai-nilai itu seolah membawa kita pada perjalanan kehidupan kita yang relate dengan film ini. Yuk simak penjelasannya!

Emansipasi wanita yang ditonjolkan
Di era di mana emansipasi wanita begitu digaungkan, film ini juga gamau kalah menyuarakan. Dari tokoh-tokoh yang ada, kaum wanita menjadi sosok yang paling mempunyai peran. Kekuatan seorang wanita hanya perlu terus digali dan diasah, sehingga stigma tentang perempuan adalah makhluk yang lemah perlahan mulai dipatahkan.

Kehilangan
Di film Black Panther : Wakanda Forever menceritakan tokoh-tokoh pentingnya yang mengalami sakitnya kehilangan orang-orang tercinta. Hidup mereka rasanya seperti tak ada gairah. Tapi, di film ini juga ada beberapa kutipan dari dialog antar pemainnya yang menjelaskan bahwa kehilangan justru harus membuat kita lebih kuat dalam menjalani kehidupan. Kehilangan mengajarkan kita untuk terus berjuang, dan mengikhlaskan apa-apa yang telah tiada.

Menjauhkan rasa dendam
Dari alur cerita dan peristiwa yang terjadi, biasanya peperangan memang selalu berawal dari rasa dendam. Seringkali saat kita mau melakukan sesuatu, bukan karena kita sangat mencintai hal tersebut. Tapi biasanya, karena kita terlalu dendam terhadap pembicaraan orang lain yang menganggap kita tak mampu meraihnya. Sehingga tujuan kita hanyalah membalas dendam. Melalui film ini, kita bisa belajar nih untuk menjauhkan rasa dendam itu. Kalau kita benar-benar peduli terhadap orang-orang sekitar, kita tidak akan membiarkan mereka menjadi korban keegoisan diri kita.

Cinta kasih seorang ibu
Nilai moral yang satu ini rasanya terlalu menyentuh untuk dijabarkan. Di beberapa scene, film ini berhasil mencuri hati karena kisah ibu yang rela melakukan segala hal untuk anaknya. Kisah ibu yang begitu khawatir, menjaga anak-anaknya, melindungi dengan semua kemampuannya, tergambar dengan epik dalam visual yang dahsyat. Pesan yang disampaikan pun dapat diterima dengan jelas oleh penonton. Bahkan jika yang mampu menangkap pesan ini dengan begitu dalam, mungkin akan meneteskan air mata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *