Fakta Spiderman

1. Spider-Man Terinspirasi dari Lalat

Mungkin banyak dari lo yang mengira kalau Stan Lee membuat karakter Spider-Man karena terinspirasi setelah melihat laba-laba. Tapi nyatanya hal ini enggak benar. Pada tahun 1961, Stan Lee mengamati seekor lalat yang menempel dan menaiki sebuah sudut dinding di kantor Marvel. Hal ini menginspirasi Lee untuk menciptakan pahlawan baru bernama Stick-to-Wall Man.

Merasa janggal dengan julukan sang pahlawan teranyar, Lee kemudian mencoba beberapa nama seperti Insect-Man, Fly-Man sampai Mosquito-Man. Sampai akhirnya pria berusia 95 tahun ini menjatuhkan pilihan kepada Spider-Man. Dia kemudian menyuruh Steve Ditko untuk merancang desain kostum dan langsung mempresentasikan idenya ini kepada Martin Goodman, yang kala itu menyebut ide Lee adalah ide paling konyol yang pernah dia dengar.

2. Spider-Man Bukan Jomblo Ngenes

Berbeda dengan anggapan sebagian banyak orang, Peter Parker adalah Hero yang sangat digandrungi wanita. Walaupun awalnya kental dengan tampilan kutu buku dan enggak mudah bersosialisasi, setelah mendapatkan kekuatan super, Parker menjadi penuh percaya diri. Ini juga berlaku dengan interaksinya dengan lawan jenis. Sering membela kawannya yang diganggu oleh bully, Parker menjadi idola kawan-kawannya.

Begitupun saat memasuki masa kuliah, Parker enggak pernah bermasalah dalam mendapatkan pasangan. Sebut saja Gwen Stacy, Liz Allen, Sekretaris di Daily Bugle yang bernama Betty Brant, dan tentu saja Mary Jane Watson. Yup, banyak wanita yang berhasil terjerat oleh perangkap jaring Spider-Man.

3. Spider-Man Punya Sperma Radioaktif

Yup, lo enggak salah baca. Sang pahlawan laba-laba sangat “mematikan” dalam urusan ranjang. Pada kisah alternatif yang berlatar 30 tahun di masa depan, Parker diceritakan sudah pensiun dari urusan superhero dan memutuskan menjadi penjual bunga. Namun hal ini enggak bertahan lama, Spider-Man kembali berurusan dengan Sinister Six. Dalam satu momen, Parker menceritakan kalau Mary Jane meninggal karena menderita kanker. Penyebab kankernya enggak lain dan enggak bukan adalah sperma dari Spider-Man.

4. Pernah Mati 3 Kali

Jangan kita karena Parker adalah pahlawan kesayangan jutaan fans, dia enggak pernah dibuat mati oleh sang pencipta. Dalam kisah The Other, Spider-Man menjadi bulan-bulanan dari penjahat bernama Morlun. Ada satu momen dimana sang antagonis mencongkel bola mata Parker dan menelannya bulat-bulat. Dalam kondisi lemah, Parker akhirnya berhasil mengalahkan Morlun, tapi kemenangan ini dibayar mahal dengan kematian. Tapi jangan khawatir, dua seri kemudian, sang jagoan kembali kembali hidup setelah muncul dari dalam kepompong.

Di dunia alternatif Ultimate Spider-Man #160, Spider-Man mati karena ulah Green Goblin. Sosoknya digantikan oleh Miles Morales. Enggak lama, Peter muncul di sebuah laboratorium misterius.

5. Robert Pattinson Hampir Memerankan Peter Parker

Sampai saat ini, udah ada tiga aktor yang paling dikenang sebagai pemeran Spiderman. Pertama adalah Tobey Maguire, yang sukses memerankan tiga judul film. Dilanjutkan oleh Andrew Garfield yang memerankan Peter Parker pada versi reboot. Terakhir adalah Tom Holland, sukses tampil memesona dengan sosok Peter yang paling mendekati versi asli.

Namun lo tau enggak, pada proyek reboot Spider-Man tahun 2012, Robert Pattison sempat digadang-gadang memerankan si bocah kutu buku untuk judul The Amazing Spider-Man. Lo bayangin coba, Pattinson yang udah sangat melekat sebagai Edward Cullen di waralaba film Twilight, tiba-tiba harus memerankan Peter Parker. Bagaimana jadinya ya, kira-kira?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *