Anak di Sunat

Sunat adalah hal yang harus dilakukan oleh semua orang, terutama untuk umat muslim hukumnya adalah wajib. dan sunat biasanya dilakukan ketika orang masih berusia anak-anak.

Dari segi medis, anak-anak sebenarnya dapat disunat kapan saja, dari baru lahir sampai dewasa. Tapi, banyak orang tua yang tak tega menyunat anaknya saat masih bayi, kecuali ada alasan kesehatan. Seorang Ibu, misalnya, memutuskan menyunat Anaknya(10) ketika kelas 1 SD. Alasannya, ya, karena baru di usia itulah anaknya berani disunat.

“Sebenarnya, sejak TK, saya sudah menjelaskan pada anaknya tentang sunat. Tapi, ia belum berani. Saya pun tidak memaksanya, dan memilih menunggu sampai anaknya berani,” kata mama dari 3 anak ini.

“Saya ingin mencontoh cucu Nabi Muhamad, Hasan dan Husein, yang disunat seminggu setelah lahir. Tapi nyatanya, saya tidak tega. Akhirnya mundur sampai usia Anak 2 bulan,” kata mama dari satu anak ini.

Kapan menyunat anak memang sebaiknya mempertimbangkan aspek psikologis anak. Bila anak sudah cukup mengerti tentang sunat, sebaiknya lakukan ketika ia sudah siap dan bersedia melakukannya secara sukarela. Jangan melakukannya dengan paksa. Selain menyulitkan dokter yang akan menyunat (karena anak menangis dan meronta-ronta), juga bisa membuatnya mengalami gangguan psikologis yang bisa berdampak panjang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *